
Rawnews.co.id – Permasalahan banjir di Kota Metro masih menjadi perhatian serius berbagai pihak. Komisi IV DPRD Provinsi Lampung mendorong adanya kerja sama yang kuat antara pemerintah kota, pemerintah provinsi, hingga pemerintah pusat guna menangani persoalan banjir secara menyeluruh dan berkelanjutan.
Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Lampung, Tondi Muammar Nasution, mengungkapkan bahwa sejumlah saluran drainase dan jaringan irigasi di Kota Metro sebenarnya telah dilakukan survei oleh pemerintah provinsi. Namun demikian, pelaksanaan perbaikan belum dapat berjalan maksimal akibat keterbatasan anggaran pada tahun ini.
Menurutnya, kondisi tersebut menjadi tantangan tersendiri dalam upaya penanganan banjir yang kerap terjadi di sejumlah wilayah Kota Metro, terutama saat intensitas hujan tinggi.
Ia menjelaskan bahwa Kota Metro memiliki jaringan irigasi yang sebagian besar pengelolaannya berada di bawah kewenangan balai besar atau pemerintah pusat. Oleh karena itu, koordinasi lintas instansi menjadi hal yang sangat penting agar upaya penanganan dapat berjalan efektif dan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi.
“Diperlukan sinergi antara pemerintah kota, provinsi, dan pusat agar penanganan banjir ini bisa dilakukan secara bertahap dan tepat sasaran,” ujarnya.
Selain faktor infrastruktur, perkembangan pesat kawasan perumahan juga disebut menjadi salah satu penyebab meningkatnya potensi banjir di Kota Metro. Banyak lahan persawahan yang beralih fungsi menjadi kawasan hunian, namun tidak diimbangi dengan penataan sistem aliran air yang baik.
Akibatnya, aliran air dari kawasan perumahan tidak dapat tersalurkan secara optimal ke saluran irigasi yang ada, sehingga memicu genangan hingga banjir di beberapa titik.
Tondi menegaskan bahwa penanganan aliran air merupakan tanggung jawab pemerintah, meskipun masyarakat juga diharapkan dapat memahami kondisi tersebut serta turut menjaga lingkungan, termasuk tidak membuang sampah sembarangan yang dapat menyumbat saluran air.
Ia berharap ke depan akan terbangun sinergi yang lebih kuat antara seluruh pemangku kepentingan, baik pemerintah daerah maupun pemerintah pusat, dalam menangani persoalan banjir di Kota Metro.
Dengan adanya kerja sama yang baik, penanganan banjir diharapkan dapat dilakukan secara lebih efektif, sehingga risiko yang dihadapi masyarakat dapat diminimalkan.(raw)
